Selamat Datang di Website Kami

Satnarkoba Polres Jakarta Timur Gerebek Home Industri Produks Sabu

02 March 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200302-WA0104

Kringserse. com– Jakarta. :Polres Metro Jakarta Timur  berhasil menggerebek industri rumahan penghasil bahan narkotika hasil olahan jenis Sabu di kawasan Cipayung  Jakarta Timur, Senin (2/3/2020).

Satuan Reserese Narkoba Polres Metro Jakarta Timur mengungkap produksi narkoba jenis sabu-sabu di rumah kontrakan di Jalan Kramat, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol  Arie Ardian Rishadi,  S.I.K  mengatakan penggerebekan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktifitas di rumah kontrakan tesebut.

Setelah mendapat laporan tersebut, Jajaran  Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur dipimpin AKBP jonter,  SH., MH langsung bergerak cepat dan berhasil  menangkap tersangka pelaku berinisial DEF bin Mardi, pada Jumat (28/2/2020) pagi di rumah kontrakannya.

Tersangka DEF bin Mardi

Saat digerebek, polisi menemukan bahan-bahan beserta mesin yang digunakan pelaku untuk membuat sabu-sabu.

“Ada informasi dari masyarakat. Polisi langsung mengambil langkah melakukan penggerebekan, penggeledahan dan ditemukan bahan-bahan pembuat jenis sabu-sabu dan metamfetamin yang sudah menjadi kristal. Ini dibuat secara home industry,” kata Arie di lokasi, Senin (2/3/2020).

Tersangka,  DEF (36), profesi Pedagang, hanya mengenyam pendidikan SMP (sampai kelas 2), Alamat Jl. RayaTengah Kel. Tengah Kec. Kramat Jati Jakarta Timur (sesuai KTP) dan Jl.
Kramat Gg Anggrek Kel. Lubang buaya.

Kombes Arie menjelaskan,  berawal dari informasi masyarakat yang tidak bersedia disebutkan identitasnya
bahwa ada salah satu rumah kontrakan di daerah Kelurahan Lubang Buaya Jakarta Timur yang dicurigai oleh masyarakat dikarenakan penghuni rumah kontrakan
tersebut sangat tertutup terhadap lingkungannya, sehingga warga menaruh
kecurigaan dan melaporkan kepada petugas Kepolisian.

Kemudian petugas
Kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Timur melakukan
penyelidikan di lokasi tersebut, dan petugas mengintensifkan penyidikan selama 3
(tiga) hari dan dari hasil penyelidikan petugas meyakini jika penghuni kontrakan
tersebut melakukan penyalahgunaan narkoba.

Kemudian pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 sekira jam 07.00 WIB
petugas melakukan pengintaian kembali dan sekira jam 09.00 WIB seseorang
yang dicurigai tersebut akan masuk ke dalam kontrakan, kemudian petugas
langsung melakukan penangkapan, dan setelah ditanya mengaku bernama
DEF kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan
terhadap rumah kontakan tersangka DEF, dimana dari
penggeledahan tersebut petugas berhasil menemukan narkotika jenis sabu dari
dalam kamar lantai II rumah kontrakan tersangka, selain itu petugas juga mengamakan bahan-bahan dan alat-alat yang digunakan untuk
memproduksi narkotika jenis sabu.

Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap tersangka DEF bin MARDI perihal kepemilikan narkotika jenis sabu serta bahan-bahan dan alat-alat untuk
memproduksi narkotika jenis sabu, adapun tersangka
mengakui bahwa keseluruhan barang bukti tersebut sebagai milik tersangka sendiri. Dimana untuk bahan-bahan untuk membuat narkotika
jenis sabu tersebut tersangka  dapatkan dengan cara membeli
dari warung atau pasar di sekitar tempat tinggal dan toko kimia, sedangkan untuk
alat-alat tersangka DEF  dapatkan dengan cara membeli dari
warung atau pasar di sekitar tempat tinggal tersangka, toko elektronik dan toko kimia.

” Tersangka mengakui sudah 3 (tiga) kali membuat narkotika
jenis sabu, yang pertama dan kedua yang dibuat di daerah Jati Asih Kota Bekasi
Jawa Barat, namun untuk eksperimen yang pertama dan kedua tersangka
menganggap hasil produksinya tidak bagus dikarenakan tersang  belum menemukan komposisi yang tepat, namun untuk
pembuatan sabu yang ketiga yang dibuat di daerah Lubang Buaya Cipayung
Jakarta Timur, tersangka merasa komposisi bahan-bahan
pembuatan sabu-nya sudah tepat dan menghasilkan sabu kurang lebih sebanyak
3 (tiga) gram.

Menurut pengakuan Tersangka, bahwa sabu yang selama ini
tersangka beli/konsumsi kualitasnya jelek sehingga tersangkaberinisiatif untuk untuk membuat/memproduksi, adapun
motivasi tersangka untuk memproduksi sabu hanya untuk
ekperimen namun apabila ada teman tersangka yang berminat
tersangka akan memberikan, tersangka DEF membenarkan belajar membuat/memproduksi sabu secara otodidak (dengan cara
membaca buku dan melihat konten di youtse

Sementara modus tersangkaTersangka DEF bin Mardi memanfaatkan pemukiman padat penduduk
sebagai tempat memproduksi narkotika jenis sabu untuk mengelabui petugas.

Tersangka dijerat Pasal 113 ayat (1) sub Pasal 112 (1)
UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
/ Pasal 113.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis dengan tuntutan hukaman mati,” tutur Kombes Arie Ardian didamlingi AKBP Jonter.***(wan)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *