Selamat Datang di Website Kami

Polisi Peduli Terhadap 733 Penumpang Maskapai Sriwijaya Yang Terlantar di Bandara Soetta

09 November 2019

by Ridwan Surianto

IMG-20191107-WA0019

KRINGSERSE. COM-TANGERANG. : Menunggu  dan mengalami keterlambatan serta pembatalan penerbangan bagi penumpang akan menimbulkan kejenuhan, aplagi dengan waktu lebih dari 6 jam.

Tentu saja untuk cepat sampai tujuan tepat waktu merupkan harapan penumpang dan calon penumpang, itulah yang dialami sekitar 733 penumpang maskapai penerbngan Sriwijaya di terminal Bandara Soekarno Hatta,  Tangerang,  Banten, Kmis (7/11/2019).

Memahami kondisi tersebut , Polresta Bandara Soekarno Hatta peduli dengan keberadaan penumpang.

Kapolres Kota Bandara Soetta AKBP Arie Ardian Rishadi,  S.I.K  bersama Kasat Reskrim  Ahmad Alexander Yuriko,  S.I.K., M.Si.,MM., MH bersama jajaran melalui inovasi Program Kemitraan Melalui Sentuhan (Promise) yang merupakan Inovasi dari Polresta Bandara Soetta mengerahkan puluhan personel membagikan minuman dan makanan ringan serta permen kepada 733 penumpang.

Menurut Kapolresta Bndara Soetta AKBP Arie Ardian Rishadi,  berawal pada  hari Kamis Tanggal 7 November 2019 telah terjadi 10 (Sepuluh) Penerbangan Sriwijaya Air yang mengalami _Cancel_ serta 9 (Sembilan) Penerbangan Internasional maupun Domestik masih dari Sriwijaya Air yang mengalami _Delay_ (dengan variasi waktu 4 s/d 9 Jam).

Hal itu disampaikan Kapolres saat pelaksanaan kegiatan Promise di Terminal 2 keberangkatan Domestik maupun Internasional pada Pukul 18.00 s/d 21.00 WIB.

Dengan dipimpin langsung oleh KapolresTa Bandara Soetta AKBP Arie Ardian S.IK dengan di ikuti personel Polrsta Bandara Soetta.

Disela-sela kegiatan  Kapolres menjelaskan,   Program Kemitraan Melalui Sentuhan (Promise) dilakukan dengan pemberian Minuman dan Makanan Ringan serta Permen sebagai wujud rasa empati dengan harapan dapat turut mengurangi rasa jenuh dan kesal akibat _Delay_ maupuan _Cancel_ yang menimpa Penerbangan yang dioperasikan oleh *Maskapai Sriwijaya Air* akibat masalah Teknis dan Manajemen.

 

Selama kegiatan tersebut,  suasana sekitar masih terjadi penumpukan Penumpang, akan tetapi sudah mulai terurai dengan Penerbangan pengganti yang dilakukan sebagian besar oleh Maskapai NAM Air. ***(Wan/zul)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *