Selamat Datang di Website Kami

Peringati HANI 2020, Kapolres Metro Jakarta Timur  : Selamatkan Kaum Millenial Masa Depan Bangsa, Bersatu dan Bergerak Melawan Narkoba

27 June 2020

by Ridwan Surianto

IMG_20200610_170645

Kringserse.com – Jakarta  :  Setiap tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di mana hari tersebut menjadi peringatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama kaum millenial sebagai masa depan bangsa untuk menghindari pemakaian narkoba dan obat-obatan terlarang, serta penyalahgunaan obat secara ilegal.

Dalam peringatan HANI 2020 ini Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, S.I.K  mengatakan penyalahgunaan narkotika butuh perhatian segenap elemen masyarakat.

Pada momentum HANI ditengah Pandemi Covid-19 ini, dirinya juga menghimbau masyarakat  Jakarta, khususnya Warga Jakarta Timur untuk memberdayakan diri secara cerdas dan produktif menjadi manusia seratus persen bebas dari narkoba, budaya korupsi dan bebas dari paham radikal.  Sehingga menjadi Millenial tangguh di keluarga, dan  lingkungannya.

“Dimana lingkungan itu, kampung itu,  tangguh dalam menghadapi segala macam efek negatif perkembangan zaman dan juga bersih dari Narkoba,” ucap Kombes Arie di mapolsek Metro Jakarta Timur kepada Pemred Media Kringserse bersama tim Kabar Jaktim,  usai  kegiatan baksos mendampingi  Wakapolda metro jaya Brigjend Hendro Pandowo di Pulogadung, Jumat (26/6/2020) siang.

Tim Kabar Jaktim danPemred media Kringserse di ruang humas PP olrestabes metro Jakarta timur selesai silaturahmi menghadap Kapolres metro Jakarta timur

 

Penyalahgunaan  narkoba, lanjut Arie,  butuh perhatian keluarga, atau orang-orang terdekatnya.

 

“Penyalahgunaan narkotika itu terjadi, salah satunya disebabkan kurangnya perhatian. Pelaku umumnya butuh perhatian dari keluarga, sahabat, hingga lingkungannya,” ungkap Arie.

Ditambahkannya, penyalahgunaan narkotika juga biasanya terjadi, karena faktor ekonomi. Penyalahguna biasanya tergiur, dengan iming-iming uang yang dihasilkan bisnis haram tersebut.

“Dengan momentum Hari Anti Narkotika Internasional yang kita peringati hari ini, saya berharap agar seluruh masyarakat Jakarta, khususnya warga Jakarta Timur  menyatukan kekuatan untuk bersatu dan bergerak melawan narkoba, demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba. pasalnya Narkoba ini sudah menjadi bahaya laten, butuh peran kita bersama menangkal peredaran narkoba, khususnya di Jakarta Timur, ” tegas  Kapolres termuda  di jajaran Polda Metro Jaya.

Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Timur juga mengajak dan mengingatkan para pemuda-pemudi di wilayah Jakarta Timur untuk menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan dan mental.

“Narkoba adalah jalan lurus menuju kehancuran jangan pernah sekalipun mencoba narkoba,” katanya

Untuk itu, dia meminta para kaum millenialuntuk, generasi muda untuk menjaga pergaulan agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

“Seluruh masyarakat khususnya para orang tua harus memperhatikan keluarga dan lingkungan terdekatnya agar terbebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

 

Dirinya berpesan untuk para pengajar di sekolah, juga berperan penting mengingatkan anak didiknya agar terus meningkatkan prestasi dan menjauhi narkoba.

Dia juga mengingatkan bahwa narkoba merupakan musuh agama dan juga negara.

“Narkoba adalah musuh kita bersama sehingga mari bersama-sama menjauhi narkoba dan menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba,” katanya.

Dia menambahkan, Polres Metro jakarta Timur melalui Satuan   reserse narkoba akan tindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkoba karena itu jangan sampai terlibat terlibat di dalamnya baik sebagai pemakai apalagi mengedarkannya,” papar Arie.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi secara rutin agar masyarakat menjauhi narkoba.

“Apalagi usia muda memang rentan terjerumus dalam segala bentuk penyalahgunaan narkoba baik narkotika, psikotropika dan zat adiktif serta obat-obatan terlarang karena usia muda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” jelasnya.

Pihaknya, kata dia, akan terus bersinergi dengan instansi terkait lainnya untuk menciptakan Jakarta Timur yang bebas dari narkoba.

“Mari bersama-sama ciptakan Jakarta Timur yang aman dan tertib dan kondusif serta bebas dari narkoba,” pungkasnya.***(WAN/Tim KJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *