Selamat Datang di Website Kami

MESKIPUN DIPINGGIR  BATAS POLDA METRO JAYA,  POLSEK SEPATAN PENUHI SYARAT  SIAP MENUJU ERA NEW NORMAL 

29 June 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200609-WA0005-1024x886

Kringserse.com- Tangerang. :  Wilayah hukum Polsek Sepatan merupakan garda terdepan pelayanan kepolisian di Polda Metro Jaya,  meskipun berada di pinggir batas dengan wulayah hukum Polda Banten,  karena sejak tahun 2015 berada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,  Polda Metro Jaya sebelumnya bagian wilayah hukum polres kota Tangerang, yang kini berada dibawah kendali Polda Banten.

Memasuki usia lebih dari dua tahun dibawah kendali  Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto, SH wilayah Sepatan  selalu kondusif,  Kamtibmas  selalu terjaga.

Ditengah masa pandemi covid -19 masyarakat daerah lain  panik dan gejolak karena terdampak wabah virus corona, ternyata tidak terlihat di wilayah Sepatan yang meliputi dua kecamatan  yaitu kecamatan Sepatan induk dan kecamatan Sepatan Timur, wilayah administrasi Kabupaten Tangerang,  provinsi Banten.

Tim media berusaha terjun langsung  di wilayah Sepatan,  yang sudah berkembang pesat,  tumbuh dan berkembang perumahandengan aneka kelas,  mulai dari type Rumah sangat sederhana hingga kalangan elite (high clas), ternyata dalam penelusuran tim media terhadap  warga yang tinggal di pemukiman perkampungan dan perumahan, wilayahnya kondusif.

Sepatan juga memiliki pasar tradisional yang luasnya sekitar 1.000 m2. Berlokasi di sebelah kantor kecamatan Sepatan, dan kantor Polsek Sepatan pada jalan pertigaan kearah Pakuhaji. Seputar pasar ini telah terdapat kantor cabang bank, antara lain BRI, BJB, Bank BTN, Bank Mandiri.

Memasuki masa pandemi Covid-19, ternyata masyarakat yng berkunjung ke pasar begitu disiplin terhadap aturan protokol kesehatan pencegahan wabah virus corona (covid-19).

Masyarakat yang berjalan kaki maupun berkendaraan rod dua di lingkungan area pasarbegitu patuh menggunkan masker,  padahal tidak ada seorang petugas pun yang berjaga,  baik Satpol PP,  TNI maupun Polri.

Krtika mengunjungi masyarakat penduduk pemukiman dan pendatang yang menempati hunian perumahan maupun hunian kontrakan,  begitu akrab dengn nama Kapolsek Sepatan,  para kepada desa,  dan lurah hingga anggota bhabinkamtibmas dan babinsa dari unsur TNI.

Keberhasilan sinergi tig pilar bersama seluruh elemen masyarakat membangun komunikasi dan kordinasi,  ternyata mmpu menghasilkan tim yang solid dalam menjag kamtibmas.

Sebelumnya, Kapolsek Sepatan  AKP I. Gusti. Moh Sugiharto bersama Danramil dan unsur pemerintah berhasil melakukan pencanangan kampung tangguh, sehat, menuju tatanan hidup baru.

Hal ini bertujuan mempersiapkan model kampung sehat dalam menyambut tatanan kehidupan baru di Perum Graha Mutiara Permai 2 (GMP) RW 08, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto ketika dijumpai di lapangan di kawasan kmpung sehat mengatakan, Kampung Tangguh ini dibentuk sebagai contoh bagi kampung lainnya dalam hal menghadapi wabah Covid-19, dan menyikapi adanya warga yang terpapar akibat covid-19, yaitu di PHK ditempat kerja dan kesulitan ekonomi untuk kehidupan sehari-hari.

Kapolsek Sepatan AKP I. Gusti Moh Sugiarto, SH

 

 

“Tidak mengandalkan bantuan dari pemerintah tapi bisa mengatasi sendiri dengan cara menaruh sembako. Sayur mayur dan buah ditempat yang sudah disediakan secara suka rela. Dan warga yang terpapar atau yang membutuhkan akan mengambil secukupnya tidak berlebihan,” terang Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Moh Sugiarto, Senin (29/6/2020).

Kapolsek Sepatan mengungkapkan, kesadaran akan kesehatan khususnya dalam masa Pandemik Covid-19, warga RW 08 sangat tinggi dan dilakukan dengan kesadaran, dan ini tercapai berkat peranan Babinkamtibmas, Babinsa dan perangkat RW yang senantiasa menegur dan mensosialisasikan protap Covid-19.

Lanjut Kapolsek, setiap warga yang akan keluar masuk diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan yang sudah disediakan disamping pos RW. Kendaraan yang masuk disemprot dengan disinfektan, setiap hari minggu wajib kerja bakti membersihkan lingkungan dan penyemprotan disinfektan.

Kemudian bila warga belanja online pengantar tidak dibolehkan masuk cukup menitipkan di pos RW dan pembeli akan nengambil di pos RW, dan juga dalam pelaksanaan ibadah melaksanakan protap covid-19.

“Aktifitas warga didalam lingkungan perumahan wajib memakai masker begitu pula dengan anak-anaknya dan menjaga kesehatan sesuai protokol Covid-19,” ujarnya.

Gusti mengatakan, dibentuknya kampung tangguh ini dengan maksud bisa dijadikan contoh bagi desa-desa lain untuk mencegah penularan virus corona, membiasakan diri mentaati Protap Covid-19 dalam kehidupan New Normal menjadi terbiasa.

“Terlaksananya Kampung Tangguh ini berkat peranan tiga pilar Kapolsek Sepatan, Camat Sepatan dan Danramil Sepatan,” pungkasnya.

Polri juga komitmena,  siap melayani masyarakat saat penerapan kehidupan normal yang baru atau New Normal di tengah Pandemi Covid-19

Keberhasilan Jajaran Polsek Sepatan bersama unsur tiga pilar membuktikan bhwa Sepatan siap menuju ttann hidup baru  era new normal.***(Ridwan/tim)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *