Selamat Datang di Website Kami

INILAH PESAN KETUA BHAYANGKARI CABANG JAKARTA TIMUR KEPADA ANGGOTA BHAYANGKARI DIMASA NEW NORMAL

25 June 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200624-WA0015

Kringserse.com- Jakarta  : Ketua Bhayangkari Cabang Jakarta Timur  Ny. Susie Ardian , mewanti-wanti anggotanya, dari tingkat cabang hingga ranting  untuk bijak menggunakan media sosial, Hindari gaya hidup Hedones, Aktif sosialisasi cara antisipasi pencegahan virus corona (Covid-19), Menjaga kondusifitas. Apalagi saat ini sedang memasuki masa New Normal.

” Ya saya sudah imbau, di tiap pertemuan Bhayangkari sebelum wabah covid-19 melanda.

Pengurus dan seluruh anggota Bhayangkari untuk  bijak dalam bermedia sosial, selain itu kondisi saat ini diberbagai negeri, bahkan berbagai daerah di Indonesia marak pemberitaan terkait wabah virus corona, yang bila tidak cerdas dan bijak akan menimbulkan kepanikan di masyarakat, ke depan  wilayah Jakarta Timur saat ini sudah memasuki tahapan masa new normal, artinya  semua ini bukan hanya tugas Polri semata  tetapi para istri  polisi yang bernaung dalam wadah organisasi  Bhayangkari harus mendukung tugas suami, setidaknya harus menjaga nama baik institusi Polri,   ” ujar Ketua Bhayangkari Cabang Jakarta Timur, Ny. Susie Ardian menyampaikan pesan khusus kepada seluruh anggota Bhayangkari Cabang hingga Ranting jajaran Polres Metro Jakarta Timur.

Pesan khusus itu mengawali bincang-bincang Ketua Bhayangkari dengan tim media Kringserse.com melalui komunikasi jarak jauh , Kamis (25/06/2020).,

Menurut istri Kapolres Metro Jakarta Timur KOMBES POL ARIE ARDIAN  RISHADI, S.I.K., banyak terjadi muncul kasus akibat salah menggunakan medsos. Umpamanya, ada seorang  wanita akibat menshare berita tentang corona yang tidak benar alias berita bohong (Hoax) , sudah ada yang berurusan dengan hukum.

 

Karena itu, Susie juga meminta anggotanya untuk mewaspadai informasi berita bohong atau hoaks. Merupakan suatu kejahatan yang menjerumuskan beredar di media sosial. Para pelaku sengaja menyebar kabar dan isu bohong, untuk maksud tertentu.

“Ya mendapat informasi harus disaring, jangan mudah percaya. Setidaknya kita chek ricek kebenarnnya,” tandasnya.

Tips jitu lain untuk mengetahui hoaks dan tidaknya sebuah berita, lanjut Susie , dengan menanyakan langsung kepada bersangkutan tidak langsung menyebarkannya.

“Hati-hati, kita jangan sampai termakan isu atau berita tidak jelas alias hoaks yang tujuannya untuk menjelekan orang lain. Apalagi sampai menyebarkannya, sangat berbahaya dan berdampak kepada sanksi hukum nantinya,” ujarnya.

 

Menurut Ketua Cabang Bhayangkari Jakarta Timur , sebelum masuk wabah covid-19 punya program menggelar sosialisasi tentang pencegahan dan penanggulangan wabah virus corona.

Kegiatan ini sebagai kepedulian pengurus Bhayangkari terhadap kesehatan keluarga besar Polres Metro Jakarta Timur dan masyarakat.

Susie mengatakan Kegiatan tersebut bentuk dari Bhayangkari Peduli Kesehatan, yang dikemas dalam Ceramah tentang Pencegahan dan Penanggulangan Virus Corona dan dilanjutkan dengan Simulasi Cuci Tangan sesuai pedoman WHO.

Dikatakan mantan Ketua Bhayangkari Cabang Bandara Soekarno Hatta ini, pihaknya menekankan kepada seluruh pengurus Bhayangkari dari Tingkat Cabang sampai dengan Ranting untuk melakukan sosialisasi cara mencegah antisipasi virus Corona,  juga jangan lupa sosialisasi manfaat dan bahaya sosial media sehingga dapat dicegah penyebaran Hoax atau Ujaran Kebencian oleh anggota Bhayangkari dan keluarganya, serta dapat dicegah paparan Radikalisme melalui Sosial Media.

 

Diharapkan para istri memahami dan mendukung tugas suami sebagai anggota Polri, memberikan kepercayaan pada suami saat dinas dan memberikan kenyamanan dan kasih sayang saat suami berada di rumah serta menjaga, mengasuh anak-anak dengan baik.

” Harus paham tentang hak dan kewajiban istri dalam mendampingi suami yang merupakan abdi negara, ” katanya.

 

Ketua Bhayangkari  Cabang  Jakarta Timur  Ny. Susie Ardian memberikan wawasan tentang penanganan antisipasi virus corona pada pertemuan rutin Bhayangkari Cabang Jakarta Timur.

Kegiatan pertemuan rutin ini biasa diadakan setiap satu bulan sekali dengan bertujuan agar seluruh Ibu-ibu bhayangkari dapat bertukar serta mendapat informasi guna medukung kinerja suami yaitu seorang Polisi.

Pada setiap kesempatan pertemuan,  Ketua Bhayangkari Cabang Jakarta Timur didampingi Wakil ketua Bhayangkari Cabang dan Kasubaghumas Polres  beserta pengurus menyampaikan informasi tentang penanganan, pencegahan virus corona yang saat ini menjadi suatu momok yang menakutkan.

“Ketika kita ataupun anggota keluarga kita telah mengidap penyakit bukan hanya virus corona, janganlah menjadi suatu hal yang kita sembunyikan, namun ada baiknya kita bertukar fikiran guna konsultasi dalam rangka penyembuhan suatu penyakit,” ujarnya.

Susie pun memberikan paparan. Dalam mencegah penyebaran virus corona kita harus wajib gunakan masker, menjaga kontak fisik dengan orang-orang diluar rumah, Harus tetap menjaga kebersihan diri juga anak-anak yang mana tanggung jawab seorang ibu untuk merawat serta menjaganya, Tanamkan pendidikan untuk menggunakan masker, mencuci tangan dari mana dan hendak kemana buah hati kita akan berkegiatan agar selalu mencuci tangannya, apalagi  dimasa saat ini untuk mendapatkan ‘Hand Santizer’ atau cairan pencuci tangan mudah didapatkan, marilah menjadi ibu-ibu yang kreatif dengan menciptakan suasana sehat

Tetap jaga kebersihan diri serta rumah ibu-ibu sekalian, mulai dari pegangan pintu, meja serta alat-alat yang sering disentuh oleh manusia harus tetap kita jaga kebersihannya, Karena Virus Corona itu tidak menyebar lewat udara namun virus ini memiliki sifat mengendap disuatu benda apalagi ditempat-tempat dingin.

Gejala penyakit corona salah satunya adalah suhu badan yang meningkat dan memiliki rasa haus yang berlebihan, untuk itu Ibu-Ibu jangan memberikan anak-anak kita Es ataupun Ice cream hal itu dapat membuat perkembangan virus semakin cepat dan meningkat, namun selalu senantiasa berikan Air Hangat untuk dikonsumsi sehari-hari untuk seluruh anggota keluarga kita.

Kegiatan Pertemuan rutin ini juga bertujuan agar seluruh ibu-ibu bhayangkari dapat mengetahui perkembangan informasi tentang tantangan “Tugas Suami Sebagai Abdi Negara”.

Ibu-ibu harus berhemat dalam mengelolah keuangan janganlah menuruti egois karena berkeinginan untuk memiliki suatu barang namun belum tentu berguna dalam keseharian kita, marilah kita bijak dalam memilih barang yang hendak kita beli sesuai dengan kebutuhan rumah tangga kita, karena itu sangat berpengaruh terhadap kinerja suami. ” Artinya,  hiduplah dengan kesederhanaan,  hindari gaya hidup bersifat hedones yang akan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,  baik dilingkungan tempat tinggal,  organisasi atau dimanapun kita berada,  ” katanya.

Diakhir perbincangan,  Ketua Bhayangkari menegaskan setiap kehidupan keluarga, kemasyarakatan dan organisasi pasti berpotensi memiliki masalah,  solusinya adalah membangun komunikasi. Karena itu bersama mari kita mempererat tali silaturahmi
menjadi suatu keluarga di Polres Metro Jakarta Timur ini, “Marilah kita saling mendukung, dan jangan sungkan untuk menghubungi saya apabila ada permasalahan ibu-ibu yang bisa saya bantu,” pungkas Ketua Bhayangkari Cabang Jakarta Timur.***(WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *