Selamat Datang di Website Kami

DI TENGAH PANDEMI CORONA, 4 BULAN MENJABAT, KASATNARKOBA POLRES TANGKOT SUKSES UNGKAP JARINGAN LAPAS,  12 PENGEDAR DITANGKAP DAN SITA 6 KG SABU, DIUJUNG JABATAN UKIR PRESTASI

15 April 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200414-WA0046-768x461
Kringserse.com-Tangerang :
Ditengah pandemi Corona (Covid-19), Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Kota (Tangkot)  mengukir prestasi yang tidak pernah terjadi  sepanjang sejarah di Kota Tangerang.
AKBP Aldo Ferdian, S.I.K belum genap 4 bulan menjabat, sukses ungkap Jaringan Lapas, 12 Pengedar 6 Kg Sabu Ditangkap Satu tersangka disergap di rumah dukun.
Dalam kiprah pengungkapan narkoba,  AKBP Aldo,  mantan Kasat Resnarkoba  Polres Metro Jakarta utara ini piawai spesialis ungkap jaringan narkoba, kausnarkoba yang pernah diungkap rata-rata rata diatas 5 Kg,  bahkan mencapai puluhan Kilogram.

 

Meskipun dalam situasi pandemi covid-19, tapi jajaran Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota tetap bekerja keras memberantas peredaran gelap narkoba.
Terbukti mereka mengungkap jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) meringkus 12 tersangka pengedar dengan menyita barang bukti 6 kilogtam narkotika jenis sabu.

 

 

 

 

 

Ke-12 tersangka pengedar itu masing-masing  berinisial ME, OD, SL, MB, US, FZ, FU, EK, IAG, FR, RS, dan RHS. Di antara mereka ada yang ditangkap pada pertengahan Februari 2020 lalu. Belasan pelaku, satu dengan lainnya berkaitan dan sama-sama diperalat bos narkoba yang mengendalikan dari Lapas.

“Peredaran narkoba ini jaringan lapas yang dikendalikan di dalam lapas Jakarta dan wilayah Banten,” jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto, didampingi Kasat Narkoba AKBP Aldo Ferdian kepada wartawan, Selasa (14/4) siang.

Menurut Kapolres, para pelaku itu ditangkap di sejumlah wilayah, seperti Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, hingga Bandung, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan secara berturut-turut sejak  petengahanFebruari sampai awal April 2020. Para pengedar itu mencari target  konsumen  di kota Tangerang.

Masih dijelaskan Sugeng, awalnya menangkap tersangka OD di Pasar Kemis Tangerang, Banten. Dari tersangka inilah dilakukan pengembangan dipimpin Kasat Naekoba AKBP Aldo Ferdian yang kemudian ditangkap sederet pelaku lainnya.

Salah satu penyergapan terhadap seorang tersangka dilakukan di sebuah rumah dukun. Ternyata alasan tersangka yang bersangkutan untuk mencari pengadem agar terhindar dari pencarian aparat kepolisian.

Sementara itu,  menurut info seorang anggota Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota menyebutkan,  kegiatan  konferensi pers ini adalah sebagai salam perpisahan,  AKBP Aldo Ferdian  kepada para wartawan dan jajaran Satnarkoba Polres Tangkot. ” Beliau baru sekitar Empat bulan menjabat Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota,  ini rilis yeralhir,  rilis perpisahan karena beliau akan mutasi ke Polda Metro Jaya,  ” kata perwira mud yang enggan dituliskan namanya. ***(WAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *