Selamat Datang di Website Kami

KAPOLRES METRO JAKARTA UTARA BERI PENGHARGAAN DUA ANGGOTA SAT PJR BANTU UNGKAP KASUS NARKOBA BERSENPI

29 April 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200429-WA0033

 

KRINGSERSE (JAKARTA) –  Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto memberikan penghargaan kepada dua anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya atas tindakannya membantu Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Utara menyerahkan penghargaan kepada anggota Satuan PJR di halaman Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (29/4/2020)

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres kepada  Brigadir Reza Sobirin dan Briptu  Nukhid Pramudo dari Banit 173 Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya  itu dalam upacara yang digelar di Halaman Polres Metro Jakarta  Utara,  Rabu (29/4/2020).

 

 

Dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara, upacara dipimpin langsung Kapolres. “Yang dilakukan kedua anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya ini hal yang bagus, mungkin bisa dicontoh oleh anggota yang lain. Meskipun bukan tupoksi nya, namun apa yang dilakukan sebenarnya sangat besar dan sangat berharga bagi institusi polri. Dengan sigap dan cepat membantu menangkap seorang perempuan bandar narkoba dengan tersangka JLH bersama kurir, berkat tindakan cepat tanggap kedua anggota Satuan PJR,  Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti 59,96 gram sabu,  senjata api rakitan dan satu unit mobil,   ,” kata Kapolres.

 

Sebelumnya,  seorang perempuan berinisial JLH menjadi​ bandar
narkotika jenis sabu-sabu ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Utara, Senin (6/4/2020)

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi mengatakan perempuan berinisial JLH (40) itu bertindak sebagai bandar, dibantu dua rekannya sebagai kurir, yakni AB (25) dan AA (27).

“Mereka merupakan sindikat pengedar sabu-sabu asal Kampung Bahari, Tanjung Priok yang ditangkap hendak membawa sabu dari Bogor menuju ke Tanjung Priok,” kata Budhi menjelaskan dihadapan jajarannya.

Polres Jakarta Utara sudah menjadikan sindikat itu sebagai target operasi. Sejak tiga bulan lalu, pihaknya telah melakukan pengintaian dan pembuntutan gerak-gerik tersangka.

Penangkapan dilakukan setelah aksi kejar-kejaran di sekitar Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Utara, usai para tersangka mengambil sabu-sabu dari lembaga pemasyarakatan di Bogor.

“Satu orang tersangka AA ditembak dan meninggal dunia saat diperjalanan menuju rumah sakit,” ungkap Kapolres.

Polisi menemukan dan mengamankan barang bukti sabu seberat 59,96 gram, senjata api rakitan dan satu unit mobil bernomor polisi B 1503 FP. *** (Ridwan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *