Selamat Datang di Website Kami

Top! Setelah Dilaporkan, 1x 24 Jam  Polsek Pagedangan Berhasil Meringkus Kawanan Pemerkosa Hingga Berujung  Kematian  Korban 

14 June 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200614-WA0015-768x1024

Kringserse.com – Tangsel.  : Top!  Kinerja Unit Reskrim Polsek Pagedangan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) di masa pandemi virus corona (covid-19) berhasil mengungkap kasus perkosaan yang mengakibatkan korban  meninggal dunia setelah dilkukan perawatan di rumah sakit. Sebut saja korban bernama Bunga (15) status pelajar,  Pagedangan,  Tangserang Selatan.

Berdasarkan laporan pihak korban,  dengan Dasar dan No Pelaporan:
” LP/226/K/VI/2020/S.Pgd Tanggal 12 Juni 2020″, Setelah  menerima laporan,  Tim Unit Reskrim Polsek pagedangan bergerak cepat,  belum genap 1x 24 jam,  Polisi berhasil meringkus  para pelaku pemerkosaan

 

Hal itu disampaikan Kapolsek Pagedangan pad gelar Prees Rilise Ungkap Kasus Pemerkosaan.

Dijelaskan Kapolsek , modus Operandi para Pelaku, membujuk dengan memberikan uang dan Menyetubuhi Korban secara bergiliran

Unit Reskrim Polsek Pagedangan di bawah pimpinan Kapolsek Akp Efri, S.E. dan Kanit Reskrim Ipda Margana melakukan Press Release kasus dugaan tindak pidana setiap orang degan sengaja melakukan kekerasan,tipu muslihat membujuk anak melakukan persetubuhan sebagai mana di maksud dalam pasal 81 Subs Pasal 82 UU RI No.17 Th 2016 Tentang Perlindungan Anak.

Akp Efri memaparkan Kronologis kejadian, Pada Awal bulan April 2020 terjadi perkenalan anatra tersangka 1 dengan korban di media sosial yaitu Facebook dan melakukan berpacaran di dunia maya.

Pada hari Sabtu 18 April 2020 sekitar jam 01.00 wib, tersangka 1 an FF alias CEDEM bin ADE FIRMANSYAH (Diamankan) menjemput korban dan tersangka 1 membawa korban kerumah tersangka  SDM Alias JISUNG bin JAMI warga Desa Cihuni Kec. Pagedangan kab Tangerang.

Sesampainya didalam rumah SDM Alias JISUNG bin JAMI (Diamankan), Pelaku lainya yaitu an.  DE alias BOBY bin TIMAY EPOY (Diamankan), Saudara ANj alias ANJAY bin ATA (Diamankan), Saudara RIAN ( Dalam Pencarian Orang), Saudara DOR (Dalam Pencarian Orang) dan Saudara DIKI (Dalam Pencarian Orang) sudah ada dirumah SDM Alias JISUNG dimana sebagian pelaku ada didalam rumah dan sebagian ada diluar rumah, kemudian korban meminta Pil Kuning (Pil Excimer) sebelum melakukan persetubuhan dan juga meminta uang Rp 100.000,- per Orang untuk bisa menyetubuhinya.

Atas permintaan tersebut kemudian SDM keluar untuk membeli Pil Excimer lalu sekitar 20 menit kemudian telah kembali lagi dengan membawa 3 butir Pil Excimer, selanjutnya Pil Excimer tersebut, Sementara  FF alias CEDEM  berikan kepada korban dan langsung diminum 3 butir sekaligus.

Ditambahkan Efri,  setelah meminum Pil Excimer tersebut, kelihatan korban mabuk dan bicara ngelantur (bicara kacau), Kemudian pelaku dan teman-teman pelaku menyetubuhi korban secara bergiliran dengan memberikan uang sebesar Rp 100.000,- kepada korban,. .

Akibat kejadian tersebut korban mengalami sakit dan pada tanggal 26 Mei 2020 di bawa ke rumah sakit kusus jiwa darma graha serpong, dan di ambil paksa oleh keluarganya pada tanggal 09 juni 2020 ketika kondisi korban masih sakit diambil paksa pada hari 26 Mei 2020 oleh keluarga untuk dirawat dirumah kemudian meninggal dunia pada 11 Juni 2020 dirumahnya.

Dikatakan Akp Efri,  Tempat kejadian perkara ( TKP ), Di Desa Cihuni RT 004, RW 004. Kecamatan Pegedangan Kab, Tangerang. Waktu kejadian pada hari Sabtu 18 April 2020 sekitar pukul 01:00 wib.

”  Saat ini,  para tersangka berikut Barang Bukti yang dapat di hasilkan, yaitu Satu Potong Seprei dan Satu Buah Bantal diamankan di Polsek Pagedangan,  sementara pelaku DPO dalam pengejaran karena polisi sudah mengetahui identitas pelaku,  ” kata Kapolsek Pagedangan Akp Efri.****(WAN)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *