Selamat Datang di Website Kami

Top!  Polsek Jatiuwung Himbauan Lewat Spanduk Debt Collector Rampas Motor di Jalan, Laporkan Polisi

11 February 2020

by Ridwan Surianto

Screenshot_2020-02-11-20-05-02-72

 

KRINGSERSE. COM- TANGERANG KOTA. : polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota melakukan sosialisasi melalui spanduk bertuliskan himbauan kepada masyarakat, apabila terjadi perampasan kendaraan bermotor dijalan, baik kendaraan sepeda motor maupun mobil oleh pihak Debt Collector atau Leasing, segera lporkan kepada polisi.

Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali, SH mengatakan, tidak ada peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur mengenai penagih utang atau debt collector atau mengatasnamakan leassing.

Kata Zazali, merampas motor di jalan akan dikenakan sanksi Pasal 365 dengan kurungan hukuman lima tahun penjara.

“Mengapa ada hukumanya karena ini merupakan bentuk perampasan, dan tidak ada juga peraturan perundang-undangan tentang debt collector jadi ini sudah termasuk tindak pidana,” ujar AKP Zazali kepada media kringserse. com, Selasa, (11/2/2020).

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai masalah ditagih di jalan oleh debt collector, sebaiknya langsung melapor kepada kepolisian dan menyelesaikan masalah tersebut di kantor polisi.

“Kalau ditagih di jalan jangan menyerahkan barang di situ, lebih baik langsung ajak mereka ke kepolisian untuk nantinya diselesaikan kepada pihak kepolisian,” terangnya.

Mengenai mekanisme penagihan utang yang prosedural apabila ada kredit macet, Zazali menuturkan, sebelumnya pihak leasing harus memberitahukan konsumen tersebut terlebih dahulu dengan menelepon atau dengan surat pemberitahuan kepada konsumen.Dan pihak leasing harus memberikan jangka waktu kepada konsumen.

Lanjutnya, jika kurun waktu yang sudah ditentukan meleset, pihak leasing harus melaporkan kejadian tersebut langsung kepada pihak kepolisan.

“Jadi semuanya dilampirkan kepada pihak kepolisian, bukannya menyuruh debt collector untuk ambil kendaraan tersebut, nanti setelah dari kepolisan baru kami lakukan tindakan, jika memang konsumen tersebut setelah sudah dilaporkan kepolisian tidak membayar maka berlaku penerapan undang-undang Fidusia, artinya keputusan ad di pengadilan,  ” tutupnya.***(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *