Selamat Datang di Website Kami

Top ! Polsek Cengkareng  Ringkus 14 Begal dan Geng Motor

06 August 2020

by Ridwan Surianto

WhatsApp-Image-2020-08-06-at-08.21.22

Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri menerangkan, awalnya empat pelaku bernama IW, DI, JI dan FI serta belasan temannya berkumpul sambil meminum-minuman keras.

Setelah itu, para pelaku berkeliling mencari musuh untuk diajak tawuran. Musuh yang dipilihnya pun secara random siapa saja yang ditemui akan diserang.

Keterangan Kapolsek Cengkareng. (Foto: PMJ News)

Namun, saat berkeliling kelompok pelaku menemukan seorang korban bernama Fajar mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dihadang oleh empat orang pelaku.

“Keempat orang ini memaksa korban untuk serahkan sepeda motornya dengan ancam menggunakan senjata tajam,” ujar Khoiri, di Jakarta.

Selanjutnya, ketika sepeda motor mau dibawa oleh pelaku, korban berteriak ‘begal’ dan pelaku yang panik turun dari sepeda motornya. Kemudian, para pelaku melakukan penyerangan kepada kelompok tawuran di sana.

Kelompok korban yang tidak mempunyai persiapan dan kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Tapi korban bernama Fajar sempat terkena bacokan oleh pelaku hingga menjalani perawatan medis.

“Jadi kelompok ini memang meresahkan. Mereka bentuk geng motor bernama Make Muke ini sudah dua bulan. Bahkan, kelompok ini mau buat cabang geng motor dengan nama Make Muke 410 dan 411,” tegas dia.

Geng Motor Gabungan

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius melanjutkan, dari hasil interograsi ternyata geng motor ini gabungan dengan geng Tabaci. Yang mana kelompok ini terdiri dari pemuda Kalideres, Srengseng, Jembatan Gantung, Bojong dan Kapuk.

Para pelaku begal dan geng motor yang diamankan polisi. 

“Geng ini beraksi setiap malam Minggu atau pas malam liburan didahului dengan mencari lawan melalui medsos IG dan FB sekitar pukul 03.00 WIB, para pelaku juga sebelum melakukan aksinya menenggak minuman keras dan minum obat-obatan yaitu jenis tramadol / lexotan,” tegas Anton.

Dari hasil penangkapan itu, pihaknya mengembangkan dan kembali menangkap sembilan orang lainnya berinisial IM, SN, GG, FI, MA, RI, HU, RI dan GI di lokasi terpisah.

“Ada belasan senjata tajam yang kami amankan dari tangan para pelaku. Beberapa sepeda motor yang digunakan dan juga hasil kejahatan,” tuturnya.

Pihaknya juga tengah mendalami kasus tersebut sampai saat ini penyidik pelaku ada laporan sebanyak empat LP (laporan polisi) dan beberapa barang bukti hasil kejahatan seperti tiga unit sepeda motor dan beberapa handphone rampasan

Pelaku diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman kurungan penjara selama tujuh tahun penjara *** (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *