Selamat Datang di Website Kami

 Tiga Pelaku Diringkus Polisi Sebar Hoax Virus Corona ke Warga Kelapa Gading

30 March 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200330-WA0275

Kringserse.com- Jakarta  //  Tiga pelaku penyebar berita  bohong alias Hoax berhasil diringkus anggota dari Patroli Cyber Polres Metro Jakarta Utara diperbantukan Polda Metro Jaya. Ketiga tersangka penyebar berita bohong (hoax)  meresahkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan bahwa ketiga pelaku yang dibekuk antara lain RI alias I (46); H alias O (44), dan JAT.

Menurut Yusri, Polda Metro Jaya beserta Jajarannya terus berupaya melakukan Patroli Cyber untuk menindak tegas para penyebar berita bohong yang terkait dengan virus Corona (Covid-19).

Keterangan Kabid Humas Polda Metro bersama Polres Jakarta Utara soal kasus penyebaran hoax virus Corona.

“Dan, kita tidak segan-segan bagi siapapun yang melakukan hal tersebut (menyebar hoax) akan ditindak tegas seperti yang dilakukan Polres Metro Jakarta Utara,” tegas Yusri saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (30/03/2020).

Yusri memaparkan kronologis penyebaran hoax tersebut. Menurutnya, peristiwa itu berawal pada Kamis (26/03/2020) pukul 08.00 WIB dimana akan dilaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar OTW Food Street.

Kegiatan saat itu dihadiri oleh Pemkot, TNI, Polri dan bekerjasama dengan PMI Jakarta Utara. Namun, pada saat kegiatan berlangsung banyak masyarakat menyaksikan dan selesai kegiatan tersebut, terdapat penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial maupun grup chatting sehingga mengakibatkan keresahan di warga sekitar Kelapa Gading Jakarta Utara.

Ketiga pelaku penyebar hoax virus Corona yang diamankan polisi. 

“Dalam pesan itu menyebutkan bahwa di dekat cafe OTW terdapat orang yang terkena virus corona (Covid-19), sehingga petugas sudah banyak yang turun ke TKP, masyarakat sekitar sudah banyak yang diperiksa, dan yang terkena virus Corona masih muda, pasti ada yang terkena makanya banyak yang jagain dan yang lain gak boleh keluar,” urai Yusri menirukan hoax tersebut.

“Harap berhati-hati warga Kelapa Gading sudah beberapa positif virus Corona,” katanya lagi menyebutkan isi hoax tersebut.

Lanjut Yusri, masing-masing dari tersangka memiliki motif sama. Yaitu hanya ingin memberikan informasi palsu kepada keluarga dan masyarakat untuk menghindari tempat di daerah Kelapa Gading agar tidak terinfeksi Covid-19 (virus corona). Dan dalam memposting hal tersebut tersangka tidak mendapatkan imbalan berupa biaya ataupun jasa.

Barang bukti kejahatan yang diamankan polisi.

“Para tersangka juga tidak melakukan konfirmasi kepada pihak yang terkait sehingga mengakibatkan keresahan,” jelas Yusri menambahkan.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan diancam dengan Pasal 45A ayat(1) UU 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU 11 tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sekedar informasi, dalam keterangan pers ini juga dihadiri oleh Kombes Pol Budhi Herdi Susianto S.H., S.I.K sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara, Wakil Wali Kota Jakut Ali Maulana Hakim, S.IP, M.Si yang merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 wilayah Jakut. ***(WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *