Selamat Datang di Website Kami

Sewa Hotel Pesta Narkoba di Wilayah Kepulauan Seribu, Lima Perempuan Dari Sebelas Pelaku Dibebaskan Polisi

04 July 2020

by Ridwan Surianto

kapolres-metro-jakarta-pusat-kombes-pol-heru-novianto-kanan-dan-kasat-narkoba-polres-metro-jakarta

KRINGSERSE.COM – KEMAYORAN   :Sebanyak 11 orang menyewa hotel di kawasan Kepulauan Seribu untuk pesta narkoba berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Netro Jakarta Pusar beberapa waktu lalu..Sebelas orang terdiri dari enam pria dan lima perempuan, lima dari 11 pelaku kini berstatus tersangka..Demikian dikatakan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, saat konferensi pers, di kantornya, Jumat (3/7/2020) malam.

“Jadi, lima dari sebelas (11) orang ini kami jadikan tersangka karena terbukti memegang narkoba jenis ekstasi,” kata Heru.
Lima tersangka ini berisinial HG (42) pria yang sebagai wirausaha di Jakarta Pusat dan ND (47), pria yang selaku karyawan di perusahaan kawasan Jakartw Timur.
Selanjutnya tersangka HM (44) sebagai pegawai swasta di Jakarta Utara dan AG (44), selaku pegawai swasta di kawasan Jakarta Pusat.
Terakhir, yakni TN (48) sebagai pegawai swasta di wilayah Jakarta Utara.

“Mereka menyewa hotel dan memang sudah janjian dengan lima perempuan tersebut,” tambah Heru.
Sementara, satu pelaku yang bekerja di perusahaan Bea-Cukai, tidak ditetapkan sebagai tersangka.
“AP (pegawai Bea-Cukai) tidak ditemukan barang bukti dan tidak tahu akan ada pesta narkoba,” jelas Heru.

“Namun, AP positif memakai narkoba setelah kami tes DNA rambut,” tutup Heru.

 

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan secara intensif,  Lima dari sebelas orang yang pesta narkoba di hotel wilayah Kepulauan Seribu, dibebaskan polisi. Mereka merupakan perempuan yang usianya rata-rata di bawah 30 tahunan dan lulusan sekolah menengah atas (SMA). Di antaranya RS (28), AN (26), EM (25), DN (23), dan MK (22).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Affandi, menjelaskan alasan kelimanya dibebaskan., “Karena mereka tidak positif narkoba setelah tes DNA rambut,” kata Affandi, saat diwawancarai awak media, di kantornya, Jumat (3/7/2020) malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, mengatakan kelimanya telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Mereka semua sudah kami pulangkan karena hanya menemani enam pria yang di hotel tersebut,” ucap Heru, pada kesempatan yang sama.

Sedangkan, pegawai Bea Cukai yang sebelumnya tertangkap tangan memakai narkoba, kini sedang direhabilitasi di Rumah Sakit Lemdiklat Polri, Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Inisial pegawai Bea Cukai ini adalah AP (49 tahun), yang menyewa hotel Genting Kecil, di Kepulauan Seribu bersama sepuluh orang lainnya, beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Heru Novianto, menjelaskan alasan mengapa AP direhabilitasi.

“AP tidak ditemukan barang bukti dan tidak tahu akan ada pesta narkoba,” jelas Heru, saat diwawancarai awak media, di kantornya,

“Namun, AP positif memakai narkoba setelah kami tes DNA rambut,” lanjut Heru.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Affandi, mengatakan AP tidak mengetahui lima rekannya membawa narkoba.

“Jadi, si AP ini tidak tahu kalau lima temannya membawa narkoba. Minimal kalau dia bilang tahu kalau temannya bawa narkoba, dia bisa dijadikan tersangka,” jelas Affandi, pada kesempatan yang sama.

“Ini kan dia (AP) bilang tidak tahu. Sudah kami interogasi beberapa kali, tetap bilang tidak tahu,” lanjutnya.

Kasus AP ini tentu dapat dikatakan aneh lantaran setelah hasil tes DNA rambut, pegawai Bea-Cukai ini positif menggunakan narkoba.***(Wan).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *