Selamat Datang di Website Kami

Polres Bandara Soetta Tangkap Komplotan Pembobol Kargo Pesawat, Anak dan Bapak Terlibat

07 November 2019

by Ridwan Surianto

polres-bandara-soetta-tangkap-pembobol-kargo-pesawat-jDRHVwbsbQ

KRINGSERSE. COM-TANGERANG. : Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap komplotan pelaku pembobolan barang dari kargo bandara, diantaranya Anak dan bapak ikut terlibat.  Pelaku melancarkan aksinya tersebut dengan mencuri kargo perusahaan jasa antar barang J&T Express yang dikirim menggunakan Cargo Garuda GA 188 dari Jakarta menuju Medan pada 19 Juli 2019.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian Rishadi,  S.IK menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari pihak J&T Express Medan kehilangan 1 buah paket yang berisi 4 unit telepon genggam.

“Pihak J&T mengirimkan 16 paket dari Jakarta ke Medan, namun yang diterima J&T Medan hanya 15 paket. Setelah ditelusuri, ternyata 1 paket hilang di Bandara Kualanamu,” jelas Arie kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

 

Arie juga menjelaskan, bahwa dua dari empat pelaku bekerja sebagai operator baggage towing tractor di Bandara Kualanamu Medan. Kedua pelaku tersebut mengambil paket tersebut saat sedang membawa bagasi pesawat, sementara dua pelaku lainnya bertindak sebagai penadah.

“Pelaku DI (30) dan pelaku S (32) yang membobol kargo merupakan petugas BTT. Kedua pelaku mengambil paket berisi 4 telepon genggam dan membawanya keluar dari area bandara. Sedangkan pelaku BA (26) dan pelaku MR (22) sebagai penadah barang curian” jelas Arie.

Sementara itu, pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta masih bekerjasama dengan Polres Deli Serdang untuk melakukan pencarian terhadap R (50) yang merupakan ayah dari MR. R merupakan petugas ACS Bandara Kualanamu Medan, yang diduga ikut andil dalam pencurian kargo bersama DI dan S. R juga yang memerintahkan MR untuk menjual 3 buah telepon genggam hasil pembobolan kargo.

“Satu DPO yaitu R merupakan ayah MR. Pengakuan MR, ayahnya yang memberi perintah menjual handphone tersebut” ujar Arie.

Saat ini ke empat pelaku dikenai Pasal 363 atau Pasal 480 dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara untuk pelaku pencurian dan 4 tahun penjara untuk penadah barang curian.***(wan/zul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *