Selamat Datang di Website Kami

Polisi Selidiki Jenazah Pria di Kali Ciliwung Jaktim, Diduga Korban Pembunuhan

08 September 2020

by Ridwan Surianto

Mayat_di_kali_ciliwung__ant_Polres_Jaktim_

“Dugaan sementara, ini korban pembunuhan. Kita sedang dalami,” kata Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan saat dikonfirmasi rekan wartawan, Selasa (8/9)2020).

Stefanus juga menyebut, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi.

“Untuk saksi yang sudah kita periksa sebanyak empat orang,” ujar Stefanus.

Sebelumnya, warga sekitar kali Ciliwung, Jakarta Timur dihebohkan dengan adanya penemuan jasad seorang pria mengambang pada Sabtu (5/9) lalu.

Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi tangan terikat dan mengeluarkan darah di sekitar kepala. Mayat pria dibuang ke kali untuk menghilangkan jejak..

 

Identitas Korban Pembuhuhan Terungkap

Identitas korban pembunuhan di Kali Ciliwung, Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu, 5 September 2020, terungkap. Hal ini berdasarkan informasi dari keluarga yang merasa kehilangan.

Pria tersebut diketahui bernama Sofian Sarif Maloko, 36 tahun, warga Tanjung Lengkong, Jatinegara, Jakarta Timur. Sebelumnya warga menemukan jenazah Sofian mengambang di Kali Ciliwung.

Salah satu keluarga korban, Bella mengatakan Sarif diketahui hilang kontak dengan keluarga beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan mengambang dengan kondisi luka di kepala serta kedua tangan terikat tali.

Bella mengaku telah mengikhlaskan kejadian itu namun meminta kepolisian untuk segera menuntaskan perkara tersebut dengan mencari pelakunya.”Kami keluarga sudah ikhlas dan saya berharap yang terbaik saja dari polisi agar kasus ini bisa segera diungkap,” katanya, Minggu, 6 September 2020.

Menurut dia, korban selama ini dikenal keluarga memiliki banyak teman serta tidak memiliki musuh. Almarhum telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kampung Pulo, Jakarta Selatan, usai jenazah diautopsi oleh Tim Forensik Rumah Sakit Polri pada Minggu pagi.

Isak tangis mewarnai proses pemakaman korban yang dihadiri oleh perwakilan keluarga besar.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur AKBP Imron Ermawan sebelumnya mengatakan korban diduga dibunuh karena saat ditemukan posisi tangan terikat tali dan kepala terluka.

Jasad korban masih berpakaian lengkap mengambang di permukaan kali dengan posisi terlentang serta sebagian tubuh membusuk. “Ada luka di kepala serta tangannya terikat tali. Dugaan sementara ini dibunuh,” katanya.***(WAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *