Selamat Datang di Website Kami

Penipuan CPNS Berhasil Raup 600 Juta, Oknum PNS  Diamankan Polres Metro Tangerang Kota 

04 July 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200703-WA0062-768x512
Kota Tangerang, 86news.co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap penipuan terhadap puluhan korban yang dilakukan oleh Oknum PNS di Kota Tangerang. Hal tersebut terungkap saat Polres Metro Tangerang Kota, menggelar Press Konference yang di Pimpin Kapolres Kombes Pol. Sugeng Hariyanto didampingi Kasatreskrim AKBP Burhanudin dan Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim, di Loby Mapolres, Jum’at (3/7/2020).

“Hari ini kita rilis terkait kasus penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah kota Tangerang. Tersangka berinisial DR (39) asal kota Tangerang,” ujar Kapolres kepada awak media.

Kapolres menjelaskan, saat ini sebanyak 27 orang korban penipuan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Menurutnya, modus pelaku menjanjikan para korbannya pekerjaan jadi PNS di Kota Tangerang.

“Rata-rata korban sudah menyerahkan uang 80 sampai 100 juta ada juga yang 10 juta, sehingga kerugian para korban atau keuntungan pelaku sekitar 600 jt,” kata Kapolres.

“Kita masih terus dalami, apakah jumlah kerugianya sesui pengakuan tersangka atau tidak. Tidak menutup kemungkinan jumplahnya bertambah, baik kerugian maupun korbanya,” tukasnya.

Kapolres menyebut, tersangka merupakan oknum PNS Dinas Pemadam Kebakaran/Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangerang. Dan melakukan aksinya sejak tahun 2016.Oknum PNS berinisial DR (39) diduga meraup uang senilai Rp 600 juta dari aksi penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan tes CPNS kepada para korbannya. Menurut polisi, total korban sekitar 58 orang. “Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa selain korban Mistar, ada korban lain sebanyak 57 korban,” ujar Sugeng dalam keterangannya.

Tak hanya itu, untuk meyakinkan korbanya pelaku juga mengirimkan imail penerimaan kelulusan menjadi PNS, tetapi setelah di dalami dan dilakukan pengecekan ternyata imailnya palsu.

“Untuk lebih meyakinkan, ada beberapa daftar pekerjaan yang sudah dijanjikan kepada para korbannya. Korban juga disuruh membeli seragam PNS dan atribut untuk masuk kerja, namun hingga kini tak satupun yang masuk dan jadi PNS,” ungkap Kapolres.

Sementara pengakuan pelaku kepada wartawan, DR mengatakan, hasil dari aksi tipu-tipunya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk membangun rumah.***(WAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *