Selamat Datang di Website Kami

Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Peringati HANI 2020, ”  Ingatkan, Masa Pandemi Covid-19  Ojol Rentan Dimanfaatkan Bandar Narkoba, “

25 June 2020

by Ridwan Surianto

IMG_20200625_182558

Kringserse.com – Tangerang, : Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 kali ini diselenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia.

Dengan adanya situasi saat ini kita harus tetap mempunyai tekad dan semangat untuk pantang menyerah, bergotong royong, dan mempunyai empati dalam menghadapi situasi pandemi ini. Sehingga tahun ini peringatan HANI tahun 2020 pandemi COVID-19 harus mampu  menggugah seluruh anak bangsa untuk berpartisipasi dan berbuat sesuatu dalam menghadapi pandemi ini, antara lain dengan  Pesan “HIDUP 100%” ini merupakan ajakan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih maksimal di segala unsur kehidupan (fisik-mental, jasmani-rohani, dunia-akhirat) dengan hidup tanpa narkoba. Lebih jelasnya, HIDUP 100% bermakna sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba. Hal itu ditegaskan Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP PRATOMO WIDODO, S.I.K., M.Si (Han) kepada tim media Kringserse, di ruang kerjanya, selesai mengikuti rapat bersama Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kamis (25/6/2020) petang.

Dikatakan perwira Akpol berpangkat melati dua ini,  selain melakukan upaya pemberantasan dengan menangkap dan mengamankan para pelaku penyalagunaan narkoba. Jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Tangerang Kota juga melakukan upaya-upaya preventif untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

Sebelumnya, sosialisasi yang berkaitan dengan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) telah dilakukan jajaran Sat resnarkoba tersebut ke hampir seluruh eleman masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiwa hingga ke emak-emak majelis ta’lim tak luput dari sasaran sosialisasi pencegahan penyalahgunaan barang haram tersebut.

Kini, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang jatuh pada 26 Juni mendatang, dengan komando dari Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL SUFENG HERIYANTO.

Kasat Resnarkoba AKBP Pratomo dan jajarannya bergerak menuju komunitas pengemudi Ojek Online (Ojol)  di wilayah Kota Tangerang, mengadakan kegiatan sosialisasi dalam rangka antisipasi terhadap modus bandar narkoba memanfaatkan Ojol pada masa pendemo covid-19.

Pratomo menyebut di tengah pandemi virus covid-19, sindikat penyelundupan terus jalan.

Modus pengiriman dan peredaran narkotika berubah akibat wabah virus korona (covid-19) di Indonesia. Ojek online (ojol) rentan dimanfaatkan bandar untuk mengirimkan barang haram tersebut.

Karena itu, pihaknya meminta pengemudi ojol lebih waspada dalam mengirim paket. Sebab, polisi mengendus pengiriman via ojol.

“Kita memberikan perhatian ke ojol, karena ada kecenderungan dimanfaatkan oleh bandar dan pengedar (narkoba),” kata Pratomo dihadapan puluhan pengemudi Ojol.

Dikatakan Pratomo, kegiatan sosialisasi peredaran narkoba melalui online dilaksanakan dengan tetap mentaati pedoman protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pada peringatan HANI kali ini, kami dari jajaran satres narkoba polres metro Tangerang Kota mengajak masyarakat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih maksimal lagi disegala unsur kehidupan (fisik-mental, jasmani-rohani, dunia-akhirat) dengan hidup tanpa narkoba. Lebih sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba,” katanya.

 

 “Kita sebagai manusia harus hidup menjadi seratus persen manusia yang terbebas dari narkoba, juga jangan sampai terpapar korupsi, radikalisme serta virus Covid-19,” tegas AKBP Pratomo Widodo.

 

Mantan Kasub bid Multi Media Bid Humas Polda metro Jaya ini juga berpesan kepada pegiat narkotika agar aktif terlibat mencegah peredaran barang haram tersebut. Modus ini semakin marak dan berpotensi memanfaatkan keadaan pandemi covid-19 saat ini.

 

“Jangan sampai para bandar terus memanfaatkan mewabahnya covid-19 dalam menyelundupkan narkotika. Karena wabah Virus Corona Dimanfaatkan Pengedar Narkoba untuk Beraksi, ” pungkasnya menutup perbincangan.***(WAn)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *