Selamat Datang di Website Kami

Dua Pekan Operasi Sikat Jaya 2019 Polda Metro Jaya Tangkap  3314 Bandit Jalanan

25 November 2019

by Ridwan Surianto

20191125172527-3314-pelaku-kejahatan-terjaring-operasi-sikat-jaya-2019-002-nirmatullah-efendi

 

Kringserse.com- Jakarta. : Dalam dua pekan gelar operasi bersandi ” SIKAT JAYA 2019″. Polda Metro Jaya dan jajaran polres berhasil mengamankan 3.314 pelaku kejahatan dalam operasi ‘Sikat Jaya 2019’ yang digelar jelang Natal dan Tahun Baru.

Dijelaskan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono,  operasi bersandi Sikat Jaya 2019 ini digelar pada tanggal 12-26 November 2019. Tujuannya adalah persiapan pengaman Natal dan Tahun Baru mendatang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (kedua kiri depan) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kanan depan), Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto (kiri depan) beserta jajaran memperlihatkan barang bukti dan tersangka saat konferensi pers Operasi Sikat Jaya 2019 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Polisi menunjukan puluhan tersangka dan barang bukti saat rilis Operasi Sikat Jaya 2019 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/11/2019). Polda Metro Jaya mengamankan 3.314 preman serta barang bukti yang diamankan yaitu 8 buah senjata api (senpi), 60 senjata tajam (sajam), 144 kendaraan roda dua, 12 kendaraan roda empat, 203 handphone (HP), 20 laptop, 898 botol minuman keras (miras) serta 219 bungkus uang senilai Rp 83.473.000 sepanjang Operasi Sikat Jaya 2019 yang digelar selama 14 hari sejak 12-26 November 2019 di DKI Jakarta.

 

Polda Metro Jaya mengamankan 3.314 preman serta barang bukti alat kejtan dan hasil kejahatan yang diamankan yaitu 8 buah senjata api (senpi), 60 senjata tajam (sajam), 144 kendaraan roda dua, 12 kendaraan roda empat, 203 handphone (HP), 20 laptop, 898 botol minuman keras (miras) serta 219 bungkus uang senilai Rp 83.473.000 sepanjang Operasi Sikat Jaya 2019 yang digelar selama 14 hari sejak 12-26 November 2019 di DKI Jakarta.

Dijelaskan Gatot, operasi bersandi Sikat Jaya 2019 ini digelar pada tanggal 12-26 November 2019. Tujuannya adalah persiapan pengaman Natal dan Tahun Baru.

“Ada sebanyak 1.761 kasus di seluruh jajaran Polda Metro Jaya. kita tangkap 3.314 orang, 547 orang yang ditahan, 22 tidak ditahan dan 2.745 dilakukan pembinaan,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya.

Operasi ini digelar untuk memastikan situasi Jakarta dan sekitarnya aman dan kondusif jelang perayaan Natal dan tahun baru.

“Tujuan kita melakukan ini untuk mewujudkan situasi aman kondusif saat perayaan natal dan tahun baru,” tutur Gatot.

Dalam gelar perkara tersebut petugas juga menghadirkan puluhan barang bukti kejahatan berupa senjata tajam, senjata api, barang elektronik hingga uang tunai puluhan juta disita oleh polisi.

Gatot menyebut ada beberapa kasus yang paling cukup menyita perhatian yakni kasus geng motor, pencurian dengan kekerasan maupun pencurian dengan pemberatan.

“Ada beberapa kasus menonjol seperti kasus geng motor, menagih hutang dengan penyekapan di hotel, gunakan senpi, sajam, dan lain lain,” kata Gatot.

Senada dengan Gatot, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan tujuannya operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

“Mari kita buat masyarakat merasa aman dan nyaman dan kita buat penjahat merasa resah,” kata Suyudi.***(Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *