Selamat Datang di Website Kami

Waspada! Berita Penutupan Pasar Tanah Abang Karena Wabah Virus Corona Adalah Hoax

16 March 2020

by Ridwan Surianto

IMG_2666

Kringserse.com – Jakarta.  :Pesan berantai berita bohong (hoax) beredar di WhatsApp yang mengumumkan bahwa Pasar Tanah Abang ditutup sementara untuk cegah penyebaran virus corona (Covid-19). Setelah diselidiki ternyata berita itu adalah hoax.

Dalam pesan yang beredar menyebutkan penutupan sementara Pasar Tanah Abang sesuai instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta bahwa untuk mencegah dan sebagai upaya preventif penyebaran virus corona (covid-19) untuk menutup sementara selama 2 Minggu Pasar Regional Tanah Abang

Menanggapi hal ini, Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza menegaskan kabar itu merupakan hoax serta tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Berita itu tidak benar ya,” tegas Gatra, di Jakarta, Senin (16/03/2020).

Ia melanjutkan, sejauh ini Pasar Tanah Abang masih beroperasi seperti biasanya. Pihak PD Pasar Jaya akan menginformasikan lebih lanjut perihal pengoperasian Pasar Tanah Abang bila memang harus ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Hari ini masih beroperasional,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan pembatasan terhadap transportasi umum yang dianggap efektif mencegah virus corona Covid-19.

Salah satu layanan yang dibatasi adalah BRT TransJakarta yang semula mempunyai skema layanan 24 jam turut berubah dengan skema 12 jam mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“TransJakarta yang saat ini melayani 248 rute akan dikurangi secara signifikan menjadi cuma 13 rute. TransJakarta yang beroperasi dan keberangkatan hanya setiap 20 menit,” tutur Anies di Balai Kota, Minggu (15/03/2020).

Selain membatasi waktu operasi, Pemprov DKI juga membatasi jumlah penumpang yang masuk ke setiap tempat menunggu penumpang seperti halte dan stasiun.

Pembatasan ini telah disesuaikan dengan kondisi kebijakan-kebijakan yang sebelumnya diterapkan seperti kebijakan belajar di rumah hingga kebijakan kerja dari jarak jauh.

Selain membatasi layanan transportasi umum, Anies sebelumnya telah mengumumkan peniadaan ganjil genap setidaknya dalam kurun waktu dua pekan ke depan.***(WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *