Selamat Datang di Website Kami

Istri Jenderal Hoegeng Dirawat, di Kunjungi Ketua Bhayangkari Pusat dan Polwan Polsek Cimanggis

10 March 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200307-WA0040

Kringserse -Jakarta – Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso, Meriyati Roeslani dikabarkan jatuh sakit. Saat ini, Merry Hoegeng, sapaan akrabnya, tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Bhayangkara Polri (RS. Sukamto -Polri)  Kramat Jati,  Jakarta Timur, Pekan lalu.

Sebagai penghormatan dan penghargaan, Polri akan menanggung semua biaya rumah sakit untuk pengobatan Merry Hoegeng.

Istri mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso, Meriyati Roeslani dikabarkan jatuh sakit. Saat ini, Merry Hoegeng, sapaan akrabnya, tengah dirawat di Rumah Sakit  Bhayangkara  Polri Sukamto, Jakarta.

Menurut Kapolsek Cimanggis  Kompol Efendi,  SH. MH selama dalam perawatan,  ibu Merry Hoegeng dikunjungi secara rutin oleh  Ketua Umum Bhayangkari Ny. Fitri Idham Azis beserta Pengurus Pusat dan pengurus Bhayangkari Cabang Depok dan Ranting Cimanggis serta para Polwan.

Kondisi kesehatan Ibu Merry Hoegeng sangat lemah,  kini dalam pendampingan dokter ahli.

Kunjungan  Ibu Ketua Umum Bhayangkari dan pengurus tentunya yang utama adalah bersama mendoakan kesembuhan wanita yang telah menorehkan sejarah pdrjuangan kepolisian di Republik Indonesia.

Selain itu,  lanjut Efendi sebagai wujud kepedulian kemanusiaan terhadap wanita yang berjasa mendampingi suami sebagai abdi negara.

Selain kunjungan,  sejumlah  polwan polsek Cimanggis tetap melaksanakan tugas  pengawalan dan pengamanan terhadap kondisi Merry Hoegeng.

 

Soal Hoegeng

Sampai hari ini, Jenderal Hoegeng disebut-sebut sebagai Kapolri paling ideal sepanjang sejarah RI. Terutama, terkait integritas pribadinya.

Setelah pensiun dari kepolisian, Hoegeng tidak punya rumah pribadi. Hanya ada rumah dinas di Jalan Muhammad Yamin, Jakarta. Bahkan, ia tak memiliki mobil pribadi.

Menyaksikan keadaan itu Kapolri pengganti, Mohammad Hasan, berinisiatif mengalihkan rumah tersebut menjadi atas nama Hoegeng.

Terkait mobil, sejumlah kapolda rupanya iba. Mereka lalu saweran dan membelikan mobil Holden Kingswood. “Itu satu-satunya mobil setelah Bapak pensiun,” kata Aditya S Hoegeng dalam tulisannya, Saya Bangga Menjadi Anak Pak Hoegeng.***(Wan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *