Selamat Datang di Website Kami

POLSEK KEBON JERUK BERSAMA TIGA PILAR PATROLI SOSIALISASI PSBB

12 April 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200412-WA0111

 

Kringserse.com – Jakarta, : Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat bersama tiga pilar melaksanakan Patroli Sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, minggu (12/04/2020) malam.

Patroli dan sosialisi dilakukan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk menindaklajuti telah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta. Bertujuan untuk menekan penyebaran dan penularan virus corona, khususnya wilayah Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Adapun patroli menyisir di Jalan Lapangan Bola, Jalan Panjang arah Pos Pengumben, Jalan Panjang Cidodol, Jalan Kebayoran Lama Raya arah Rawabelong, Jalan Kebon Jeruk Batu Sari, Jalan Kemanggisan raya, Jalan Budi Raya, Komplek Pajak, Jalan Pasar Patra dan Jalan Raya Perumahan Green Villa serta Jalan Taman Ratu Raya.

“Dalam patroli ini dengan sasaran membubarkan tempat-tempat berkumpulnya masyarakat dan memaksimalkan kehadiran Polri berseragam di pusat perbelanjaan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan (Curat, Curas, Curanmor, serta kriminalitas lainnya),” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol R Sigit Kumono.

Patroli tersebut juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak berkumpul serta memberikan pengarahan akan diberlakukanya Pembatasan Sosial Bersekala Besar ( PSBB ) dengan tujuan untuk pencegahan penyebaran pandemi COVID-19.

“Kegiatan tersebut sesuai atensi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan tentang kebijakan Pemerintah untuk masyarakat agar beraktivitas di dalam rumah, menggunakan masker di muka umum, hindari kumpul – kumpul warga, jaga kebersihan dan jangan panik serta sering mencuci tangan menggunakan pembersih,” imbuhnya.

Serta mengingatkan masyarakat agar rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak dengan orang lain dan dilarang berkumpul lebih dari 5 orang.

“Sedangkan para penjual makanan dan warung jajanan dilarang menyediakan meja dan kursi, untuk menghindari berkumpulnya orang,” Imbuhnya.***(WAN/ASHR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *