Selamat Datang di Website Kami

Polisi Peringatkan Warga ! Bermain Layangan di Sekitar Bandara Soetta Dapat Dipenjara dan Denda Rp 1 Milyar

10 August 2020

by Ridwan Surianto

tertibkan-layangan-dekat-bandara1

KRINGSERSE.COM (TANGERANG)  – Masa pandemi Covid 19 yang tidak dapat di duga kapan berakhir, sementara aktifitas masyarakat  sejak bulan Maret 2020 dibatasi karena harus menerapkan  protokol kesehatan covid 19.  Namun hal itu, menimbulkan  kegiatan baru untuk warga mencari hiburan, diantaranya dilakukan warga penduduk yang mendiami sekitar kawasan Bandara Soekarno Hatta,  diantaranya kesibukan bermain layang-layang.

Dalam pantauan media Kringserse.com, menjelang siang hingga sore hari. Puluhan layangan mengudara di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Ukuran layangan itu pun beragam. 

Bahkan tidak sedikit pula layangan yang putus dan jatuh di sisi udara (airside) di Bandara Soetta. Di wilayah Kecamatan Jurumudi , Benda dan wilayah Kecamatan Neglasari misalnya, pemandangan ini terlihat hampir terjadi setiap sore. di sekitar Perimeter Selatan Bandara Soetta, ratusan layangan mengudara tidak jauh dari Runway Selatan. Layang-layang tersebut menghiasi udara sekitar Bandara Soetta hingga malam tiba.

Kapolsek Neglasari Polres Metro tangerang kota Kompol Roboinson Manurung, SH ketika dihubungi melalui  telpon seluler menjelaskan  padahal area tempat warga bermain layangan tersebut merupakan kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP).Senin(10/8/2020)

Dimana, barmain layang-layang di wilayah KKOP dapat mengancam keselamatan penerbangan.

Sanksinya pun jelas dan telah diatur dalam Undang-Undang nomor 1 Tahun 2019 tentang Penerbangan di Pasal 210 dan Pasal 241.

Dikatakan Manurung, setelah di pelajari ternyata warga yang bermain layang-layang bisa dijerat Pasal 210 berbunyi “Setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara, membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandar udara.”

Sementara sanksi dituangkan dalam Pasal 241 yang berbunyi, “Setiap orang membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

Selain bermain layang-layang, Undang-Undang nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan juga melarang menerbangkan drone, balon udara dan bermain laser di sekitar Bandara atau daerah KKOP.

Polisi Tertibkan dan Amankan Warga Bermain Layang 

Sebelumnya, lanjut Manurung, pekan silam. Jajaran Polsek Neglasari, Polrestro Tangerang menggelar operasi penertiban layang-layang. Sejumlah pemain layang-layang yang mengganggu aktivitas penerbangan di sekitar Bandara Internasional Soekarno Hatta pun diamankan
Jajaran Polsek Neglasari, Polrestro Tangerang menggelar operasi penertiban layang-layang. Sejumlah pemain layang-layang yang mengganggu aktivitas penerbangan di sekitar Bandara Internasional Soekarno Hatta pun diamankan

 

Sejumlah pemain layang-layang yang menggangu aktivitas penerbangan di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta pun diamankan. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol Manurung.

Ada empat orang yang terjaring dalam razia penertiban layang-layang.

“Mereka yang kami amankan diberi teguran. Apabila masih terdapat warga yang tetap menaikkan layang-layang, maka kami akan memberikan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Manurung kepada Warta Kota, Minggu (26/7/2020).

Keempat orang yang ditertibkan ini di antaranya Miday, Jamal, Andi dan Levi.

Mereka merupakan warga asal Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

“Kami imbau agar warga dilarang menaikan layang-layang di jalur penerbangan. Karena akan mengganggu dan membahayakan penerbangan pesawat udara,” ucapnya.

Menurutnya aturan ini juga mengacu pada Perda Kota Tangerang nomor 7 tahun 2004.

 

Tentang larangan menaikan layang-layang atau permainan sejenisnya serta kegiatan lain yang menggangu keselamatan penerbangan di Bandara Soetta.

“Ada 6 layang-layang kami tertibkan,” kata Manurung.

Dalam operasi ini juga turut didampingi Otoritas Penerbangan Bandara Soekarno Hatta dan Tim Safety Penerbangan Angkasa Pura II.

Operasi digelar di area lokasi pendaratan penerbangan pesawat udara, Lapangan ex Pabrik AC, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.***(WAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *