Selamat Datang di Website Kami

Jenderal Tito Karnavian Positif Virus Corona Adalah Hoax Banget! Ini Faktanya

16 March 2020

by Ridwan Surianto

IMG_20200316_211153

 

KRINGSERSE. COM-JAKARTA.  : Tersiar kabar Mendagri Jenderal Tito Karnavian terserang virus Corona mulai terkawab.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menegaskan bahwa kabar mengenai Mendagri Tito Karnavian positif terpapar virus corona merupakan tidak benar atau hoax.

 Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menegaskan bahwa kabar mengenai Mendagri Tito Karnavian positif terpapar virus corona merupakan tidak benar atau hoax.

Masih dari penjelasan Bahtiar, mantan Kapolri itu dalam kondisi yang sehat. Ia pun merasa heran mengapa ada informasi tidak benar mengenai hal tersebut. “Sehat walafiat. Sangat hoax itu. Ini saya lagi sama bapak (Tito Karnavian, red). Ada-ada saja ya hoaxnya,” ungkapnya kepada pewarta, di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Sekedar informasi, sebelumnnya Minggu (15/03/2020), Mendagri Tito memang menjalani pemeriksaan medis. Jenderal Pol Tito menjalani pemeriksaan corona di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD, Minggu 15 Maret 2020.

Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga, juga membenarkan soal pemeriksaan tersebut. Kastorius menyebut langkah ini mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo.

“Bapak Mendagri terjadwal di pukul 14.30 WIB untuk chek di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Beliau dan semua menteri/kepala lembaga negara sehat walafiat. Mohon doa,” tutur Kastorius dalam keterangan tertulisnya.

Kepala Daerah Tingkatkan Pencegahan Virus Corona

Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah, mulai gubernur hingga wali kota, untuk meningkatkan pencegahan penyebaran virus Corona. Tito meminta pemerintah daerah menyusun strategi pencegahan penyebaran virus corona.

“Meningkatkan pencegahan dan kontrol infeksi serta pencegahan penyebaran lanjutan kepada petugas kesehatan, pengunjung, dan pasien lainnya,” ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

“Guna mengurangi transmisi, pemda harus menyusun strategi khusus agar pencegahan virus tidak menimbulkan dampak destruktif pada aspek lainnya, seperti sosial dan ekonomi,” jelasnya.***(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *