Selamat Datang di Website Kami

Putuskan Mata Rantai Covid-19, Kapolda bersama Pangdam dan Pemprov DKI Pantau Giat PSBB

13 April 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200413-WA0131

 

Kringserse.com- Jakarta.  : Petugas gabungan melakukan pemantauan kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Daan Mogot Kalideres Jakarta Barat, Senin (13/04/2020).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sujana berdampingan dengan Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono.

Di sisi yang sama pihak Pemrov DKI terlihat juga Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi beserta Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru,
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Hari Admoko, Dandim 0503 Letkol Kav Valian Wicaksono, Kasudinhub Jakarta Barat Erwansyah didampingi Kasiops Wildan Anwar dan Camat Kalideres Naman Setiawan beserta jajarannya.

Mereka terjun langsung mengimbau masyarakat agar menerapkan Sosial dan physcal distancing.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, PSBB di perbatasan Jakarta – Tangerang tepatnya di Jalan Daan Mogot Kalideres yakni untuk memutus penyebaran mata rantai Virus Corona atau Covid 19.

Teknisnya Polri bekerjasama dengan pihak TNI dan jajaran Pemprov DKI caranya membentuk tim terpadu dari tingkat Provinsi, Kabupaten, Kotamadya, Kecamatan dan Kelurahan.

“Tujuannya memberikan himbauan-himbauan terkait pemutusan mata rantai Covid -19 terhadap pengendara roda dua dan empat sebagai pengguna jalan dan masyarakat lainnya di 33 titik-titik check point yang sudah ditentukan,” ujar Nana di lokasi.

Pangdam Jaya Mayor Jendral TNI Eko Margiono menambahkan, sebagaimana mestinya penerapan PSBB di wilayah Kalideres ini penerapannya sama dengan di wilayah perbatasan-perbatasan DKI Jakarta terhadap kota penyangga lainnya dalam mencegah penyebaran Mata rantai Covid- 19 .

“Khususnya PSBB hari ini di jalan Daan Mogot Kalideres Tiga personel gabungan membantu, memantau serta menghimbau masyarakat pengguna moda transpotasi umum maupun pribadi untuk menjalankan sosial distancing maupun phisical distancing,” tutur Eko.

Eko berharap bagi kota-kota penyangga sekitar DKI Jakarta serentak dalam menjalankan pelaksanaan PSBB ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara, salah satu pengendara roda tiga (bajaj) bernama mayu ( 27) merasa dirinya lupa membawa masker karena belum dapat informasi atau pemberitahuan bahwa PSBB ini di laksanakan sampai 23 april kedepan.

Dengan senang hati mayupun memdapatkan masker dan himbauan terkait Covid 19 dari petugas.

“Lumanyan sih, dari tidak tahu jadi tahu berkat himbauan petugas, terima kasih Pa,” katanya.***(WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *