Selamat Datang di Website Kami

DITENGAH PANDEMI COVID-19, POLISI PERKETAT GERAK WARGA GUNAKAN MASKER DI MUARA ANGKE

20 April 2020

by Ridwan Surianto

IMG-20200420-WA0083

KRINGSERSE (JAKARTA)  : Lebih dari sepekan pemberlakuan PSBB di wilayah DKI Jakarta untuk pencegahan wabah virus Covid-19 dipastikan berdampak pada  kondisi kehidupan dan perekonomi masyarakat.

 

Polisi sebagai bagian dari masyarakat terus meningkatkan pelayanan,  pengayomn dan perlindungan terhadap masyarakat termasuk menjaga Kamtibmas dan kesehatan lingkungan wilayah hhkum tugasnya.

 

Untuk itu Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polsek Pelabuhan Tanjung Priok dan UPPP Muara Angke terus berupaya memperketat warga dan pengunjung untuk menggunakan masker dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19).

Upaya yang dilakukan UPPP dan Polsek kawasan Sunda Kelapa melakukan sidak dan pemberian masker pada warga dan pengunjung yang masuk ke wilayah Pelabuhan Muara Angke.

Sidak dan pemberian masker di mulai sejak pagi dan sore hari yang dipimpin Maad kepala UPPP dan Kapolsek Kompol Armayni didampingi Samsudin kasie pengadaan UPPP, Kanit Binmas AKP Agus Sutrisno, Kanit Intel Iptu Yuyun Suryana dan jajaran anggota Polsek kawasan Sunda Kelapa, senin (20/4).

Bahkan sebelumnya warga dan pengunjung ke wilayah di tegur satu persatu di atas kendaraan dan juga yang berjalan kaki oleh petugas kepolisian dan trantib UPPP, dan diberikan masker untuk digunakan, jika tidak memakai masker tidak di izinkan masuk ke kawasan Pelabuhan.

Maad selaku kepala UPPP menjelaskan, pemberian masker ini sudah yang kedua kalinya, kemudian apabila tidak menggunakan masker akan di berikan sangsi untuk tidak memasuki ke wilayah ini.

masih ditambahkannya, dan nanti akan kami minta balik mengenakan masker ntah dari mana beli atau terserah untuk memakai masker, karena ini sudah yang kedua kalinya pemberian masker dan terus juga dengan imbauan.

Karena kita untuk mencegah dari penularan virus Covid-19, dan juga wilayah Muara Angke Allhamdulillah masih zona putih.

Disela waktunya, Kompol Armayni menegaskan,” ini imbauan pada warga untuk menyadari bahaya penularan virus Corona, sedangkan bentuk sangsi yang diberikan ya di suruh kembali kerumah menjemput maskernya sebelum mereka melakukan kegiatan masing-masing.

Sambung Armayni, Sedangkan untuk sanksi yang lainnya tidak ada karena kita hanya sifatnya sosial distancyng yaitu memberikan himbauan supaya masyarakat itu peduli dengan kesehatan nya masing-masing. Dan menjaga dirinya menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dan tidak menularkan atau tidak juga menular penyakit disebabkan virus Corona ini. ***(WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *